[Drabble] {MiWon Couple} Be One

Drabble : Be One

Cast : Choi Siwon SuperJunior/HyunMi SCR (OC)

Gambar

 

 

“Kita sudahi sampai disini. Kalimat ini yang dulu pernah aku ucapkan padamu. Dan kalimat ini pula akhir dari segalanya. Semua lenyap. Semua tidak benar jika tanpa kau disampingku. Melihatmu bersamanya, membuatku terus dibendung kesalahan. Penyesalan memang berakhir belakangan kan ? Ya, aku menyesal telah melepaskanmu. Dan kini, waktuku untuk merubah semua. Kau, memang ditakdirkan untukku. Selamanya”.

Ps : Apa yang ada dalam cerita ini milik saya. Alurnya juga milik saya. Maincast sama othercast nya juga milik saya /digamparelf. Yaah dianjurkan aja buat yang baca ini, siap-siap kantong sampah, takut ada hal yang tidak diinginkan(?) terjadi. Oke! Ini cerita saya dan semua yaang disini milik saya. No Copast! No Plagirism! Kecuali ada ijin saya /laugh dan tenamg aja, saya gak menganjurkan anda komen kok. Tuhan itu adil /sokbijak

***

Lee Hyunmi

Hyunmi terdiam. Semalam, yang awalnya dia hanya ingin menonton perfom dari Taecyeon, Chunji dan cowok arab kesayangannya, karena hasutan dari Yoona –kekasih dancingmachine of superjunior– akhirnya dia ‘berani’ menonton acara live dari MuBank Jakarta hingga selesai. Padahal dia tahu, bahwa SuperJunior akan perform diakhir acara.

Memori masalalu berkelebat dipikirannya. Bagaimana dulu dia menjalin asmara dengan Choi Siwon. Bagaimana sakitnya dia dengan semua skandal Choi Siwon. Rintangan yang terus datang tanpa henti. Peraturan agensi yang tidak memperbolehkan adanya hubungan antar artisnya.

Hubungannya dengan Choi Siwon memang tidak berjalan lancar jika ditengok kembali. Tapi tidak ada yang tahu betapa berartinya Choi Siwon bagi dirinya. Meskipun sudah menjalin hubungan dengan Junmyun, perasaan Hyunmi pada Siwon tidak bisa diragukan lagi. Apa yang ada dalam diri Junmyun memang bisa membuatnya tenang tanpa tekanan berat layaknya saat dia bersama Siwon. Bagaimana tidak jika kau memiliki kekasih yang punya hati bak malaikat ? tidak pernah marah, lemah lembut, sangat menghargai perempuan. Dia mencintai Junmyun sebagai kekasih idamannya, memang benar. Tapi dia juga mencintai Choi Siwon sebagai pria yang ia percayai sebagai ayah yang layak untuk anaknya kelak, pemimpin keluarga kecilnya yang baik dan tegas nantinya.

Choi Siwon. Nama yang seharusnya Hyunmi hindari. Tapi kini, Perasaan Hyunmi tak menentu. Hatinya ternyata tak memihak pada apa yang dia inginkan.

 

Choi Siwon

Lee Hyunmi. Kalian tahu siapa dia ? Ya, perempuan cantik. Mantan Ulzzang. Eternal Magnae of Sorciere. Dia, perempuan yang aku cintai. Yang tetap aku cintai, sampai detik ini bahkan sampai nanti.

Masa lalu mungkin memang hanya masa lalu. Dan jika ku ingat kembali masa lalu, sebongkah batu rasanya menghimpit dada ini, menyulitkanku untuk bernafas dengan benar. Penyesalan selalu datang di akhir bukan ? kesalahan besar memang untukku melepaskannya. Perbuatan bodoh.

Saat ini, melihatnya bersama lelaki lain sama saja membunuhku secara perlahan. Entah bagaimana rasanya hingga sulit untuk aku gambarkan.

Efek Lee Hyunmi memang selalu buruk bagi kinerja organ tubuh Choi Siwon.

Aku mencintainya dengan seluruh hatiku. Aku mencintainya dengan kekurangan yang aku miliki. Jika nyatanya aku hanya manusia biasa –bukan bagian dari entertaint dan tak terikat kontrak apapun– dia, Lee Hyunmi, sudah aku nikahi sejak awal. Tak peduli dia akan menganggapku bagaimana. Aku hanya yakin, bahwa dia akan menjadi istri juga ibu yang baik bagi anak-anakku kelak. Bukankah hati memang selalu benar jika bicara soal cinta ?

Lee Hyunmi. Perempuanku. Takdirku. Takdir yang telah ditentukan Tuhan hanya untukku.

Bagaimanapun caranya, aku akan merebutnya kembali. Tak perduli jika harus melalui rintangan seberat apapun. Tak perduli jika harus menunggu berapa lama. Tak perduli meskipun lawan yang ia hadapi adalah junior-nya sendiri.  Lee Hyunmi, hanya milik Choi Siwon. Selamanya. Takdir Tuhan adalah Yang Terbaik.

 

FIN.

 

Author Notes : /tutupmata oke beb, ini dari gue buat eloh(?) aku emang gak pandai buat nulis, alhasil yaakayak gini. Gak tau ini tulisan macem apa. Mau Ficlet, Fanfic ataupun Drabble wkwkwks. Yaah paling juga ini drabble yaa XD Aku gak ngerti lagi beb mau deskripsiinnya gimana. Yang ada diotak yaa kayak begini idenya! Okeeeee~ selamat menikmati hidangan XD

[SPAM] No Acceptance!! </3

Halooo~ Lama gak muncul, pas tibanya muncul(?) gak bawa fanfic malah bawa apa ini ? Ini tulisan yang bener-bener gak pantes dibaca buat anak kecil(?) makanya rencana aku protect hahaha XD

Sebenarnya sih fanfic uda ada dengan tema yaaaah si cowok kelahiran 4 April yg baru(?) aja ulang tahun dan semakin tua itu. Tapi lagi-lagi nge-stuck, dan makin nyandet gegara ujian ini! hhhh~

Okeeee, karena saya tau blog saya isinya yaa cuman gini aja. Dan readernya juga gak kalah ‘gini aja’ wkakaks jadi… yaa gak jadi saya protect buahaha

Okeeee, langsung ke intinya yaa! Ehem! Begini, saya lagi dalam masa ‘renkarnasi’ sebagai mahasiswa teladan yang sedang menuntut(?) ujian tengah semester sebagai kewajiban /buset

Tapi…. Ada tapinya ini haha Tapi…. Nggak tau awalnya gimana, penyebabnya gimana, kok tahu-tahunya kalau ngeliat upload-an sii raja skinship a.k.a LeeHyukjae yang tampan rupawan dan sekseh itu saat tanpa baju adalah aku bisa berfantasi liar yang entah gimana bisa ence!!

ENCE PEMIRSAH!! /okeinialay

Eh tapi, fantasi liarku hanya sebatas bed scene tanpa ada sekseh(?) scene! Oke?! Kalian percaya kan?! Oke, gausah percaya nggak papa. Urusan rumah tangga kita ini Dan… Oke sudah! HAHAHA yaah mungkin hanya sekedar berbagi(?) gitu aja hahaha XD

Maafkan kalo membuat kalian yang baca bisa tersentuh(?) dan merasa gak nyaman. Ini hanya sekedar fantasi fan yang abnornal(?) /BOW


Okeeeee~ siyuuuuu, tunggu aja ff terbaru dari saya ! /laugh HAHA

#BonusPict


[Fanfic] Kyuhyun’s…. Day ♥

London, 05.00 a.m.
31 Januari 2013

“YA!! Kau sungguh menyebalkan Cho Kyuhyun! Ini masih pagi buta, tapi kau sudah ribut mengomel hal yang tidak jelas. Aku masih mengantuk!” gerutu Hyori yang masih memejamkan mata dengan ponsel yang menempel di telinganya. Tersambung dengan suami tercintanya ChoKyuhyun.

“Cho Hyori… Aku ini ingin bercerita padamu. Bahwa istriku tercinta telah melupakanku selama 2minggu terakhir. Dia juga tidak mengabariku, menanyakan apakah aku baik-baik saja atau tidak. Apa kau tau dia sedang apa?”

Demi Tuhan, ini masih pagi buta bukan? Pukul 5 pagi, tapi Cho Kyuhyun -suami tertampannya yang saat ini begitu menyebalkan- telah berkoar mengatakan hal yang menurut Hyori dapat membuatnya mual. Oke, mungkin salah. Mual atau… Malu? >//<

"Cho Hyori… Apa kau mendengarku?" ulang Kyuhyun karena ia tidak mendapat sahutan atas apa yang ia bicarakan dari seberang.

"Demi Tuhan, Tuan Cho. Aku baru tidur jam 3 tapi kau sudah.. Errrgh! Apa maumu? Bukankah di Seoul sekarang tengah malam? Kenapa kau tidak istirahat saja, daripada sibuk mengganggu tidurku?!" dumel Hyori. Untuk menutupi rasa malunya mungkin. HAHA

"Hei! Seharusnya kau senang aku menghubungimu. Ini saluran internasional, kau tahu? Dan.. Siapa yang terus menggerutu di twitter mengatakan kalau ia merindukanku? Hem?"

Senyum miring Kyuhyun tercetak disudut sana. Meskipun Hyori tidak melihatnya, namun ia tahu bahwa Magnae SuperJunior ini sedang menggodanya. Namun bukan Hyori kalau tidak bisa membalas.

"Oh~ benarkah ? Emm.. Kalau tidak salah, 2 hari lalu ada yang mengirimiku pesan dengan menggunakan nomer Donghae Oppa. Mengancam kalau aku tidak segera pulang aku tidak akan menjadi bagian dari keluarga Cho lagi. Sebegitu rindukah padaku, dan apa benar pesan itu? Sungguh? Kau tidak akan menyesal, Uri babyKyu?" Hyori terkikik tanpa suara dikamarnya. Menertawai keberhasilannya yang telah membalas Cho Kyuhyun. Ia ingat bahwa, 2 hari lalu sebuah pesan masuk dari Donghae. Tapi ia tahu, siapa sebenarnya yang mengiriminya pesan tersebut. Siapa lagi kalau bukan Cho Kyuhyun ?

From : Donghae Oppa
To : Mrs. Cho

Kalau kau tidak segera pulang, kau bukan bagian dari keluarga Cho lagi. Jadi cepatlah pulang! Dan hati-hatilah!

"Cho Kyuhyun sayang~ kalau kau memang tidak berniat menghubungiku karena hal penting, ku sarankan untuk menutup teleponmu sekarang juga. Aku baru tidur 2 jam. Oke? Selamat PAGI!"

Hyori baru akan menutup sambungannya, namun ia mendengar namanya dipanggil kembali.

"Oke. Aku mengaku memang aku yang mengirim pesan tersebut. Dan, ya. Aku merindukanmu. Sangat. 6 bulan tidak bertemu, 2 minggu tanpa kabar, telepon bahkan mengirimiku pesan singkat pun tidak. Sebegitu menyenangkan kah bertamasya dengan teman sampai melupakan suaminya?" balas Cho Kyuhyun lembut.

Ya, Kyuhyun mengenyahkn seluruh ego nya demi mengatakan semuanya. Betapa ia merindukan istrinya ini. Betapa uring-uringannya dia di dorm karena Shin Hyori -istri tercintanya- tidak memberi kabar selama 2 minggu. Pergi bersenang-senang bersama teman kampusnya. Oh~ sungguh hebat efek Shin Hyori bagi Cho Kyuhyun!

"Cho… Kyuhyun…. Mian…" Air mata Hyori menetes tanpa perintah. Menangisi kebodohannya. Ia lupa, ia sudah bukan gadis remaja yag hanya memikirkan kesenangannya semata. Ia adalah sosok istri. Istri yang seharusnya mematuhi suaminya, mengayomi suaminya. Bukan lagi memikirkan egonya sendiri.

"Cho Kyuhyun.. Mian. Maaf sudah mengecewakanmu. Maaf sudah membebanimu. Aku memang bukan istri yang baik. Hanya memikirkan ego ku saja. Kau pasti sangat kecewa. Kau pasti menyesal telah menikahiku. Babo! Aku memang istri yang buruk! Shin Hyori Babo!" gerutu Hyori masih menangisi kebodohannya.

"Hei Hei, aku tidak apa. Sungguh. Hapus air matamu! Kau tahu, kau sungguh jelek ketika menangis. Jadi.. Hapus airmata dan ingusmu!" seru Kyuhyun. Ia sebenarnya hanya ingin mengutarakan bahwa betapa ia merindukan Hyori. Tapi kenapa justru ia membuat Hyori merasa bersalah ? Sungguh malang Cho Kyuhyun!

Mendengar Hyori masih sesenggukan, ia menambahkan.

"Shin Hyori, dengar! Aku tidak akan mengulanginya lagi, jadi dengar baik-baik! Aku -Cho Kyuhyun- menerima Shin Hyori apa adanya. Begitu pula dirimu. Benar begitu ? Aku mencintaimu, itu memang benar. Dan sampai sekarang perasaan ini masih tetap bertahan. Atau justru malah berkembang ? Oh~ aku tidak tau. Yang terpenting Kau sehat, baik-baik saja, aku mencoba menerima. Aku hanya khawatir Nyonya Cho. Aku takut kau menghilang ditengah piknikmu bersama teman-temanmu. Dan keesokan harinya aku menerima kabar bahwa istriku dimakan oleh harimau di hutan. Nah.. Siapa yang akan mengomeliku jika aku tidak istirahat dan makan teratur ?" canda Kyuhyun

"Aku hanya berpesan, jaga diri baik-baik. Makan dan istirahat yang teratur. Beri aku kabar jika ada waktu luang, meskipun itu hanya pesan singkat. Kau tahu kan kalau jarak Seoul – London itu tidak dekat ? Setidaknya aku tahu setanku yang ceroboh ini baik-baik saja. Karena Aku membutuhkannya, semoga Tuhan selalu melindunginya. Terakhir.. Aku baik-baik saja. Aku mencintaimu. Aku merindukanmu. Cepatlah pulang dan kalau sampai Hari Ulang Tahunku kau tidak pulang, aku yang akan terbang kesana dan memenuhi keinginan eomma untuk memberinya cucu lebih cepat! Kau dengar?! Sekarang istirahatlah. Aku mencintaimu. Selamat Malam dan.. Mimpi indah setan tengil!" TUT!

CONT –

Author Notes :

Taraaaaaaaa~ HAHAHA apa apaan ini ? Yayaya. Saya tahu ini apa. Maafkan saya yaa yg lagi2 nyampah disini. Maaf.. Tulisan saya emang jelek. Karena bakat saya bukan dibidang menulis memang hahaha
Tapi yaaah, ussually ini demi.. Yab! Demi! Demi apa?! Demi ultah abang sayah tercintah! Hahaha
Siapa ? Haha. This! He is Ma Brotha! The bestvoice of superjuniooooor ❤

image

Sayah suka kalau dia pake merah. Gantengs pake bangets. HAHA
Ini entah FF atau apa yaa aku nggak tau XD
Special thanks to Shin Hyori a.k.a Mbak Nanda dan Cho Kyuhyun-nim yang telah menjadi inspirasi saya untuk menulis pairing ini. Dan.. Maaf yaah sudah pake pairing ini couple ❤
Haaaah~ betapa saya merindukan KyuHyo sampai berani publish tulisan amburadul kayak gini XD
Buat Mbak Nanda dan Mas(?) Kyuhyun, selamat menikmati FF nya!
Dan para Reader juga selamat menikmati XD
Tunggu part akhirnya yaa yang entah kapan bakal saya publish BUAHAHA *ngilang*

#BonusPict ❤

image

[SPAM] 사랑한다, 이혁재 ♥

Ini bukan postingan fanfic. Ini cuma sekedar mengapresiasikan gimana kecewa dan sedihnya saya hari ini.

Saya tau saya bukan ELF. Bukan keluarga yang sebenarnya dari SuperJunior.
Tapi, Leader dari SUJU itu orang yang saya anggep ‘Papa’ karena ‘Mama’.
Dan Dancing Machine dari SuperJunior itu bias saya. Orang yang saya sayang. Banget.

image

saya cinta SuperJunior, tanpa terkecuali. tapi saya dengan tegas mengatakan saya bukan ELF. Karena apa ? Karena rasa yang saya miliki beda sama rasa yang semua ELF miliki.

Dan hari ini, puncak kekecewaan saya dari sebelumnya. Saya kecewa, sedih. Karena, hari ini begitu tragisnya berita tentang lelaki tampan yang saya sayang.

Saya tau kabar Hyuk-IU sedang beredar dan digosipkan REAL. Tapi saya mau apa ? Dibuktikan pun, saya nggak tau dengan cara apa. Melarang pun, saya punya hak apa ? Mereka juga manusia kan ? Anak Adam dan Hawa yang juga pasti merasakan ‘cinta’. Mau menjalin hubungan pun itu terserah mereka.

Mereka punya privasi yang nggak boleh kita tau seenaknya. Kita selidiki seenaknya. Yang bisa kita sebar seenaknya. Kita bashing seenaknya.

Fans yang baik itu, peka. Punya perasaan. Ngertiin posisi idolanya. Ngejaga perasaan idolanya.

Berita hari ini, tentang postingan IU. Foto dia sama HyukJae. Yang kelihatan kalau mereka sudah melakukan ‘seks’ dengan kondisi Hyuk yang kelihatan bangun tidur tanpa baju, dan IU yang memakai piyama.

image

Padahal, coba deh kalian teliti lagi. Hyuk itu kayak orang pucet. Sakit. Bukan kayak orang bangun tidur dan habis melakukan ‘itu’.
Kenapa bisa berpikir kalau Hyuk melakukan ‘itu’ ? Sedangkal itu kah pikiran kalian ? Apa karena HyukJae dapat predikat ‘King of Yadong’ maka kalian berpikiran sebegitu dangkalnya ? Seberapa banyak dia punya video ‘itu’, nggak menjamin orang tersebut sering ‘mempraktekkannya’.

Ini memang opsi saya, tapi kalau cara pemikiran kalian beda yaah terserah. Teruslah berimajinasi yang tidak-tidak tentang HyukJae saya.

Kalau emang Hyuk-IU REAL…

aku harap SuperJunior ngedukung mereka.

Aku harap SM ngijinin mereka buat menjalin hubungan.

Aku harap, Donghae masih bisa menjalin persahabatan baik dengan HyukJae.

Terutama buat Hyuk-IU, aku harap kalian bisa saling ngejaga perasaan. Melakukan hal sewajarnya dalam menjalin hubungan -tanpa seks-. Langgeng. Saling percaya :’)

Aku hanya seorang fan yang mencintai seorang 이혁재. Dancing Machine of SuperJunior. Lelaki tampan yang telah membuat saya menangis-senyum dengan baik. Lelaki tampan yang mebuat saya tergila-gila dengan dirinya yang apa adanya.

Saya juga seorang fan yang mengagumi betapa REAL-nya persahabatan 이혁재 ♥ 이동해.
Betapa sayangnya Donghae pada lelaki saya. Betapa sayangnya lelaki saya pada adiknya. Betapa lelaki saya sangat memanjakan Lee Donghae :’)

image

Aku harap, ELF bukan hanya sekedar ‘Ever Lasting Friends’.
Tapi ELF juga ‘Ever Loving SuperJunior Family’. Mengerti SuperJunior. :’)

Maaf memposting hal yang mungkin ‘bukan apa-apa’ :’)

Regard ,

Ica Camilia ( Hyuk’s Wife ) :’D

[JaeNa Couple] Get Well Soon

Title : Get Well Soon, baby 🙂
Cast : {JaeNa} Lee HyukJae – Kim YooNa ♥
genre : absurd/romance ? x3
rating : PG -17

*****

image

Someone pov~
– Hyuk’s apartement –

“Eunhyuk-ssi, berapa kali sudah kubilang ? Jaga kesehatanmu. Kau tau, jika melihatmu berbaring lemah seperti ini membuatku ingin membakar kertas-kertas itu” omel YooNa dengan menunjuk tumpukan kertas yang tersusun rapi di meja kerja HyukJae.

“wae~? Dengan beginikan aku bisa bersama denganmu lebih lama. Aku merindukanmu, kau tau ?” dumel eunhyuk lemah.

“mworago ? Kau bisa memanggilku jika kau butuh atau.. yaah merindukanku katamu. Tapi bukan dengan cara seperti ini! Sakit bukan suatu alasan mutlak aku akan ada disampingmu lebih lama.”

“Aku sibuk, jadi cuma dengan cara seperti ini -mungkin- kau akan bersamaku lebih lama.” acuh Eunhyuk.

“tidak. Bukan hanya cara ini. Memangnya sesibuk apa dirimu ? Kau hanya terlalu memforsir diri. Workaholic. Bahkan mungkin saat berkerja, kau tak ingat ada sosok yang -mungkin- sedang merindukanmu juga.” ucap YooNa yang semakin pelan di kata terakhirnya

“aku bukan seorang workaholic. Aku sedang dalam proses menabung untuk menikahimu dan membiayai hidup kita dan anak-anak kita nanti” >///

“Ya!! Kau akan menikahiku semewah apa?! Kau itu sudah bekerja selama 2tahun. Bahkan kau akan menjadi penerus perusahaan abeonim. Asal kau tahu Tuan Lee terhormat, semewah apa kau menikahiku kurasa… tidak akan menandingi seberapa mewah aku mencintaimu.” terang YooNa yang semakin pelan pada kata terakhirnya.

“mwo? Jinjja? Woaaah sebegitu mempesonanya kah diriku sehingga seorang Kim YooNa mampu mengatakan hal yang menurutnya sakral?” senyum bahagia merekah di bibir HyukJae.

“ah~ dan… Sebegitu bahagianya kah seorang Lee HyukJae yang telah membuatku mengatakan hal sakral tersebut? Berarti sebegitu besarnya kau mencintaiku yaa?” goda YooNa balik

Bukan Kim YooNa kalau tidak bisa memutar-balik kata-kata. >:}

“benar. Kalau aku tidak mencintaimu, bagaimana mungkin kau bisa berada disini bersamaku? Hmm?” balas HyukJae tak mau kalah >:D

“haish~ seharusnya waktu itu aku tidak perlu menerima ajakan lelaki sombong yang menyatakan cinta padaku layaknya seperti penagih hutang. Cih! Mana ada mengutarakan cinta dengan gengsi yang tinggi seperti itu.” cibir YooNa

“sudahlah. Lama-lama berdebat denganmu seperti berdebat dengan anak kecil. Lagipula, aku rasa kau sudah sehat. Hubungi aku jika kau membutuhkan sesuatu. Aku sudah memasak makanan kesukaanmu. Ada di dapur. Aku pulang.” YooNa mulai beranjak dari duduknya. Akan tetapi ditarik kembali oleh kekasihnya.

“Lee YooNa~ aku masih membutuhkanmu. Kau tega meninggalkanku sendirian dalam keadaan begini? Dilihat dari segimana aku sehat? Lagipula, lebih baik kau tetap disini daripada aku menghubungi terus. Tempat tidur ini masih luas, sangat cukup untuk ditiduri dua orang.” cerocos HyukJae manja

“dan berakhir dengan aku hamil? Oh~ shireo.” cibir YooNa

“Tidak akan. Percayalah. Ayolah~ aku benar-benar merindukanmu.” HyukJae merengek layaknya anak kecil yang sangat ingin diajak ke taman bermain. Sungguh kekanakan. Tetapi juga mesum -,-

“tidak. Kau tidurlah. Aku akan meminjam laptopmu. Ada tugas yang harus aku selesaikan hari ini.” YooNa tetap beranjak dari duduknya. Tanpa menghiraukan wajah cemberut kekasihnya.

“Aku akan ambilkan makanannya. Minum obat setelah itu tidurlah. Aku tidak mau kau sakit lebih lama dan semakin menyusahkanku. Bahkan eommonim.” tambah YooNa

“eomma? Kau memberi tahunya? Haish. Pasti beliau akan mengomel lebih panjang darimu!” teriak HyukJae karena perempuannya sudah menghilang dibalik pintu kamarnya.

Meskipun begitu, bibir tebal itu tetap melengkung membentuk senyuman. Dia merasa begitu bahagia mempunyai kekasih yang mengerti dirinya. Ada saat dia benar-benar membutuhkan. Ia sungguh tidak menyesal berniat menjadikan perempuan bernama Kim YooNa tersebut menyanding marga keluarganya. wanita yang menemaninya hingga ajal menjemput. Ibu dari anak-anaknya kelak. Dan pasangannya untuk membangun keluarga kecil nan harmonis kelak ^-^

— END —

[drabble] When I Love You

“aku mencintaimu dan ingin memilikimu seutuhnya.” -Lee Minhyuk-

image

***

“Kau tau kenapa burung selalu pulang ke sangkarnya?”

“Karena Burung tau dimana ia tinggal dan punya sesuatu untuk di jaga.”

“Benar. Begitu pula aku. Hatimu tempat aku tinggal dan hal yang harus aku jaga keutuhan dan kebahagiaannya.”

“Lee Minhyuk, kau tau kau sedang berbicara dengan siapa? Aku, Lim Soojin. Sudah jadi milik Lee Changsub. Kau harus terima kenyataan itu. Kau tau, dengan adanya kau yang begini semakin membuatku sakit. Sahabat yang aku sayang tidak bisa mencari pengganti mantan kekasihnya yang awalnya berstatus sebagai sahabatnya yang sekarang sudah bertunangan dengan pria lain?”

“Kau masih berstatus sebagai tunangannya, Lim Soojin. Kapanpun aku mau, aku bisa merebutmu darinya. Meskipun kau sudah berstatus sebagai ‘istri sah’ dari pria yang telah merebutmu dariku, aku akan merebut kembali yang seharusnya milikku.”

“Oh~ ayolah Lee Minhyuk. Kau tidak mungkin akan berbuat hal buruk bukan? Aku mengenalmu.”

“Sejauh apa kau mengenalku? Kesabaranku sebagai pria juga ada batasnya. Kau, milikku, se-la-ma-nya!”

“Minhyuk-ah~ jebal. kau pasti menemukan yang lebih baik dariku. Dan kau berhak bahagia.”

“Memang. Aku berhak bahagia, bersamamu.”

“Lee Minhyuk, jebal~”

– END –